Rindu, menjadi bumbu yang senantiasa bercumbu. Yang kadang
terbalas atau pun tidak, aku tak mengerti. Senyum menjelma saat inbox ku
berkata missiu too. Aku bertanya masihkah kau seperti dulu. Rindu itu,
menampakkan bayangmu. Kata-kata yang slalu kau tuangkan tulus padaku. Kusediakan
diriku tuk memunguti satu persatu, akan kuuntai seperti mutiara pengias
leherku. Biarkan ia tetap tinggal dalam jiwaku. Dekat dan lekat. Dan aku rindu.
Rindu yang kumaknai dengan hatiku, tanpa kau beri aku sela tuk mengeja
rindumu...
Saat rindu, 13-02-2012
Tidak ada komentar:
Posting Komentar