Rabu, 25 April 2012

Refleksi Young Queer Faith and Sexuality Camp



Kaliurang, Wisma Omah Jawi, 9-14 April 2012

“Membangun Perdamaian Melaluli Keberagaman”
            Tuhan menciptakan manusia berbeda. Berbeda adalah suatu hal yang mutlak adanya. Disini kumenyadari tentang perbedaan yang baru kali ini kutemui. Berbeda orientasi seksual dan iman. Selama di Camp ini saya berinteraksi langsung dengan teman-teman saya yang berbeda orientasi seksual dan iman. Dari situ saya belajar tentang bagaimana saya harus menyikapi keberagaman.
            Awal mula di Camp ini, berinteraksi dengan teman-teman LGBT bagi saya adalah hal yang tidak mudah. Yah, saya harus belajar tentang diri sendiri dan mereka. Di Camp ini saya mendapatkan pengetahuan tentang keberagaman yang dalam hal ini adalah LGBT. Belajar menerima keberagaman. Dengan belajar membebaskan diri kita untuk berfikir dalam menanggapi suatu permasalahan. Sehingga kita bisa belajar menganalisis diri kita sendiri. materi yang disampaikan kepada kita tidak monoton dan teoritik. Disetiap materi kita dibebaskan untuk berpendapat dan menganalisa tentang materi yang disampaikan.
            Menanamkan nilai-nilai yang kita dapati, seperti nilai solidaritas, berbagi, menghormati, non- kekerasan menjadi nilai yang disampaikan kepada kita pada awal camp ini. dimana untuk menyampaikan nila tersebut dapat disampaikan dengan gerak tubuh.
            Motivasi, motivasi selalu terselip di setiap materi yang disampaikan oleh trainer. Kita tak sendiri, jangan pernah merasa sendiri. Bebaskanlah dirimu tuk menjadi dirimu sendiri. Ice Breaking selalu mengawali setiap materi yang disampaikan. Setiap games yang dilakukan slalu ada pelajaran yang kita dapatkan.
            Di Camp ini, benar-benar saya dapatkan rasa kekeluargaan, kedekatan yang dengan mudah terjalin hanya dengan waktu sesingkat itu. Saya lebih menyadari bahwa berinteraksi dengan teman-teman dengan berbagai macam latar belakang yang berbeda memberikan tantangan saya untuk lebih belajar dan memahami. Tentu saja tidak sekedar memahami dan belajar tetapi juga menerima. Belajar untuk menyadari bahwa diri kita adalah sama meski kita berbeda.
            Sungguh Tuhan menciptakan suatu keberagaman itu indah, dan semuanya saya temukan dan dapati disini. Menata harapan-harapan, menjawab kecemasan-kecemasan yang ada dalam diri saya. Semuga selanjutnya dengan bekal berbagai pengetahuan yang saya dapati di Camp menjadikan bisa menghargai, menerima dan menanamkan kedamaian disetiap nafas perbedaan.    

Tidak ada komentar:

Posting Komentar