Jumat, 21 Juni 2013

Sebuah Tanggal di Bulan Juni


Sudah larut, tapi belum juga memejamkan mata. Alarm Handphoneku kupasang tepat pukul 00.00. saat waktu malam berganti waktu pagi, meski tanda-tanda perpisahan mereka belum juga nampak. Aku, masih saja gusar antara memejamkan mata atau menunggu. Sesaat kemudian sempat aku terpejam, sebelum akhirnya alarm itu membangunkanku. Yah, tepat ini tanggal 11 Juni 2013. Waktu yang kutunggu tiba juga.
            11 juni 2013 tepat kau memulai usia 22 tahunmu. Entah kau mensakralkan atau tidak pada tahun ini. sebelumnya aku telah menyiapkan kata-kata yang semoga benar-benar memberi makna untukmu. “ Tak perlulah tanggal ini, tiap kali mengingatmu aku selalu mensemogakan kau, tetapi tak apalah sesekali mensakralkan waktu, sebab hidup pun perihal waktu, semoga kebaikan selalu menyelimuti langkah kau, berharap kita”. Tepat pukul 00.07 aku kirim sms itu kepadamu. Tak berapa lama, muncul pesan di handphoneku, “Amin, terimakasih ya”, balasmu.
            Begitulah, ulang tahun menjadi momen untuk saling mendoakan, saling mengucap harapan, yang terwakili dengan kata-kata. Pun, setiap sesuatu yang dianggap spesial seperti ulang tahun, bisa dijadikan moment yang tepat untuk merenung, mensyukuri tentang apa yang ada dalam diri ini. Dan aku yaqin, kau pasti telah mendoakan dirimu sendiri.

            Biarlah angin menerbangkan doa doa. Terangkai seperti jajaran bintang di langit. Jika esok matahari kembali terbit, tak ada yang patut terluput untuk disyukuri. Sekalipun itu rambut rambut yang rontok karena kita sisiri.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar