Kasus tawuran yang sering terjadi
belakangan ini sudah sangat memprihatinkan. Selain memakan banyak korban,
tawuran juga dapat merugikan orang lain yang tidak ikut serta dalam
permasalahan tersebut. Permasalahan ini muncul bukan tanpa sebab. Banyak hal
yang menyebabkan tawuran dilakukan oleh pelajar.
Pelajar
yang berusia remaja cenderung melakukan sesuatu tanpa informasi yang tepat,
serta dengan mudah mengikuti temannya. Maka, memberikan informasi yang tepat kepada
pelajar harus dilakukan oleh pihak Sekolah.
Pemberian
informasi tersebut dapat dilakukan dengan cara mengadakan penyuluhan anti
kekerasan. Penyuluhan dapat dilaksanakan oleh Guru Bimbingan Konseling BK.
Didalam penyuluhan tersebut, guru dapat memberikan informasi tentang anti
kekerasan yang meliputi tentang bahaya kekerasan, dampak kekerasan, cara mengatasi
masalah tanpa kekerasan, dan lain sebagainya.
Tidak
hanya memberikan informasi kepada pelajar, dengan memberikan penyuluhan diharap
bisa memperbaiki karakter pelajar. Pelajar pun dapat mempunyai wawasan yang
luas tentang anti kekerasan sehingga mereka enggan melakukan kekerasan.
Selain
itu, pemberian informasi dalam bentuk penyuluhan, menjadikan guru dan murid
memiliki suasana yang lebih santai dibanding ketika pelajaran. Hal tersebut
dapat menjadikan guru lebih memahami berbagai karakter murid serta
permasalahannya. Guru pun lebih mudah mengarahkan murid untuk melakukan hal-hal
yang positif untuk menyalurkan gelora yang ada di dalam dirinya.
Mengatasi permasalahan tawuran memang bukan hal yang
mudah. Dikarenakan hal ini menyangkut karakter dari masing-masing individu.
Tugas ini akan semakin berat jika hanya ditanggung jawabkan kepada guru, perlu
peran orang tua yang lebih aktif pula dalam menjaga dan mengarahkan anaknya.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar