Jumat, 21 Juni 2013

Penyuluhan Anti Kekerasan

Kasus tawuran yang sering terjadi belakangan ini sudah sangat memprihatinkan. Selain memakan banyak korban, tawuran juga dapat merugikan orang lain yang tidak ikut serta dalam permasalahan tersebut. Permasalahan ini muncul bukan tanpa sebab. Banyak hal yang menyebabkan tawuran dilakukan oleh pelajar.
            Pelajar yang berusia remaja cenderung melakukan sesuatu tanpa informasi yang tepat, serta dengan mudah mengikuti temannya. Maka, memberikan informasi yang tepat kepada pelajar harus dilakukan oleh pihak Sekolah.
            Pemberian informasi tersebut dapat dilakukan dengan cara mengadakan penyuluhan anti kekerasan. Penyuluhan dapat dilaksanakan oleh Guru Bimbingan Konseling BK. Didalam penyuluhan tersebut, guru dapat memberikan informasi tentang anti kekerasan yang meliputi tentang bahaya kekerasan, dampak kekerasan, cara mengatasi masalah tanpa kekerasan, dan lain sebagainya.
            Tidak hanya memberikan informasi kepada pelajar, dengan memberikan penyuluhan diharap bisa memperbaiki karakter pelajar. Pelajar pun dapat mempunyai wawasan yang luas tentang anti kekerasan sehingga mereka enggan melakukan kekerasan.
            Selain itu, pemberian informasi dalam bentuk penyuluhan, menjadikan guru dan murid memiliki suasana yang lebih santai dibanding ketika pelajaran. Hal tersebut dapat menjadikan guru lebih memahami berbagai karakter murid serta permasalahannya. Guru pun lebih mudah mengarahkan murid untuk melakukan hal-hal yang positif untuk menyalurkan gelora yang ada di dalam dirinya.
            Mengatasi permasalahan tawuran memang bukan hal yang mudah. Dikarenakan hal ini menyangkut karakter dari masing-masing individu. Tugas ini akan semakin berat jika hanya ditanggung jawabkan kepada guru, perlu peran orang tua yang lebih aktif pula dalam menjaga dan mengarahkan anaknya.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar