Separuh Bulan Menjelma
Awan mendung
menyibak parasnya
Ada sedikit
pancaran sinar menerobos kegelapan
Angin lembab
sisa-sisa hujan meniupkan diri
Merinding
bulu kuduk dibuatnya
Ada separuh
wajah menjelma dilangit
Itulah sosok
pengias malam yang kesepian
Hadirnya
hanya setengah, tak sebundar tampah
Tak berteman,
tertutup mendung kelam yang berjalan
Sempurna
indahnya adalah saat dipandang oleh empat mata penuh cinta.
Senin, 31
oktober 2011
Tidak ada komentar:
Posting Komentar