Menamparku...
Darimana datangnya bom yang terasa akan meledak di dada kiriku ini?
Pikirku jawab pada hati, “Aku tak peduli”.
Lantas menampar dengan tanda seru,
Jangan kau pedulikan !
Ku bungkam,
Hati dan pikir terus saja berperang,
Sekali lagi menampar,
Biarlah saja !
Diam !, mulut menjawab.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar